Dengan Teknologi Tinggi Mitsubishi “eX Concept” Tampil di Bangkok

 

Mitsubishi Thailand perkenalkan produk berteknologi terbaru miliknya eX Concept. Compact
SUV ini yang bakal mengaplikasikan sistem Electric Vehicle (EV) masa depan, dan tampil di
Bangkok International Motor Show 2018. Mobil konsep berteknologi tinggi ini jadi
representasi dari keinginan Mitsubishi akan masa depan SUV, dengan kelengkapan sistem
penggerak canggih, powertrain, dan elektrifikasi. “Drive Your Ambition merupakan strategi
merek global kami yang baru. Ini adalah pengembangan logis dari esensi brand kami, bahkan
menggambarkan sebuah sikap kami sejak mobil pertama hadir pada lebih dari 100 tahun
lalu,” ujar Morikazu Chokki, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Thailand dalam siaran
resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (28/3/2018). “Jenis warisan yang kaya dan unik dari
Mitsubishi Motors, kami secara menyeluruh memperbarui strategi merek kami demi membentuk
masa depan, dengan menggabungkan pola pikir petualang dan progresif yang kami miliki. Ini
akan membawa nilai baru pada hal-hal yang kami lakukan,” ucap Chokki.

Mitsubishi eX Concept sendiri, merupakan visi Mitsubishi akan masa depan SUV yang tidak
terlalu jauh. Desainnya pada bagian depan menggabungkan konsep Mitsubishi Dynamic Shield,
membangkitkan kesan sporty crossover. Selain itu, desain tubuh mengisyaratkan kegesitan
dan dinamika berkendara yang superior. Secara keseluruhan Mitsubishi eX Concept punya
arah sebagai sebuah SUV masa depan. Sistem EV menggunakan baterai berkapasitas dan
berperforma tinggi, dengan motor listrik yang kompak untuk membuat seluruh sistem lebih
ringan dan lebih efisien, dengan daya jelajah 400 kilometer. Model ini punya Twin Motor
4WD dan S-AWC.

Fitur teknologi tinggi lainnya termasuk penggerak otomatis (automated driving), yang
digabungkan dengan connected car technology, memanfaatkan sistem informasi generasi
terbaru dan dan teknologi keamanan aktif yang canggih. Di bagian dalam eX Concept punya
kaca depan augmented reality (AR) yang menampilkan berbagai informasi berkendara,
termasuk navigasi satelit, peringatan jarak kendaraan-ke-kendaraan, lane departure
warning, dan informasi tentang rambu lalu lintas pada posisi mobil diam atau bergerak,
lewat sistem pengenalan tanda jalan berbasis kamera. Menaiknya lagi kalau model ini punya
fungsi Artificial Intelligence (AI), yang bakal menyajikan rekomendasi dari hasil olahan
pengetahuannya, seperti soal minat dan preferensi pengemudi. Semoga dalam waktu dekat
mobil konsep ini juga bakal diboyong atau dipamerkan di Indonesia.

Sumber : GHULAM MUHAMMAD NAYAZRI, Kompas.com

Leave a Reply